Sunday, October 1, 2017

Cara Menghitung Skor TOEFL ITP

Setelah selesai mengikuti tes TOEFL ITP, beberapa hari kemudian kita akan menerima laporan hasil tes (score report). Laporan hasil tes ini dideskripsikan dalam bentuk skor. Skor TOEFL ITP adalah besaran angka yang merefleksikan tingkat kemampuan peserta tes dalam hal penguasaan bahasa inggris. Jadi yang ada dalam laporan hasil tes hanyalah besaran skor. Di sana tidak disebutkan berapa soal yang berhasil kita jawab atau berapa soal yang salah. Sehingga banyak sekali orang yang bertanya-tanya, sebenarnya bagaimana sih cara perhitungan skor, apakah jawaban yang betul dikalikan sekian, atau jangan-jangan seperti ujian masuk perguruan tinggi, dimana dapat poin jika jawaban benar dan dapat pengurangan poin jika jawaban salah. Alright, mari kita bahas!!!

Cara Menghitung Skor TOEFL ITP



Tidak Ada “Penalty”

Satu hal yang selalu harus anda ingat saat mengerjakan soal tes, yaitu jangan pernah biarkan ada satu nomor pun yang kosong atau tidak terjawab. Mengapa? Karena dalam TOEFL ITP tidak mengenal sistem penalty atau pengurangan poin. Berbeda dengan beberapa tes yang lain yang menerapkan minus untuk jawaban yang salah, dalam tes TOEFL ITP, jawaban salah tidak menimbulkan konsekuensi pengurangan poin.

Bagaimana dengan nomor yang tidak terisi? Nomor yang kosong atau tidak diisi dianggap salah. Sistem dalam TOEFL ITP hanya menghitung jawaban yang benar. Sehingga, jawaban yang tidak benar dan yang tidak dijawab adalah sama statusnya, yaitu dianggap salah. So, jangan biarkan ada nomor yang tidak diisi. Jika ada nomor yang kita tidak tahu jawabannya, tetaplah diisi, bisa menggunakan feeling atau sistem acak.

Strateginya, ketika kita mengerjakan soal, prioritaskan nomor-nomor yang bisa kita kerjakan dan tinggalkan saja nomor-nomor yang tidak bisa kita kerjakan. Nah, menjelang akhir, ketika waktu mengerjakan tinggal lima menit, periksalah lembar jawaban. Jika masih ada yang kosong, segera isi dengan acak atau menggunakan feeling.


Tidak Ada “Lulus Atau Tidak Lulus”

Setelah mengikuti tes, terkadang ada yang bertanya kepada kita, skormu berapa? Lulus nggak? Ini merupakan pertanyaan yang susah dijawab. Karena memang tidak ada jawabannya. Dalam tes TOEFL ITP tidak mengenal sistem lulus atau tidak lulus. ETS tidak menerapkan sistem kelulusan bagi peserta tes. Jadi tidak ada istilah remidi atau mengulang tes layaknya di bangku sekolah atau kuliah.

Lalu mengapa ada orang yang tes berkali-kali untuk mencapai skor tertentu? Hal itu dilakukan bukan untuk mencapai kelulusan tes, tapi sebagai upaya untuk mencapai skor yang dipersyaratkan oleh instansi yang ia tuju. Misalnya kita akan melamar beasiswa LPDP, ternyata ada persyaratn skor TOEFL ITP 500. Maka skor itu yang kita jadikan patokan target. Jadi, yang mematok skor adalah instansi, bukan ETS. Dan tidak ada ketentuan bagi instansi untuk mempersyaratkan skor berapa . Semua diserahkan kepada instansi terkait, bergantung pada tingkat kemampuan bahasa inggris yang dibutuhkan.


Scaled Score

Score report yang kita terima meliputi skor dari masing-masing section dan skor total. Perhatikan tabel berikut:

Scaled Score


Tabel di atas merupakan contoh laporan skor hasil tes. Baris kedua merupakan skor masing-masing section, dan yang dicetak tebal adalah total skor. Skor-skor tersebut dinamakan sebagai “scaled scores” atau converted scores”. Scaled scores (converted scores) adalah skor yang sudah terkonversi dan telah melalui perhitungan sedemikian rupa. Atau kita lebih menyebutnya sebagai skor jadi. Nah, skor jadi inilah yang muncul di hadapan kita dalam score report.


Raw Scores

Sebelum jadi scaled scores, ada sebuah proses perhitungan yang harus dilalui. Dari lembar jawaban peserta tes, akan diambil data per section mengenai jumlah jawaban yang benar. Dari sinilah muncul istilah “raw scores”. Raw scores adalah angka yang menunjukan jumlah jawaban yang benar dari masing-masing section. Dinamakan raw scores (skor mentah) karena data yang ada masih mentah, belum mengalami proses konversi.

Raw Scores


Tabel di atas merupakan data raw scores, yang ditunjukan pada kolom sebelah kanan. Selanjutnya, data raw scores yang di dapat dari lembar jawaban akan diproses hingga menjadi scaled scores.


Score Equating

Proses perhitungan yang digunakan untuk mengkonversi raw scores menjadi scaled scores disebut dengan “score equating”. Score equating meliputi dua tahap. Tahap yang pertama adalah konversi menggunakan “score conversion table” (tabel konversi skor), dan yang kedua adalah perhitungan menggunakan rumus.

Score conversion table adalah tabel yang digunakan untuk mengkonversi atau mengubah raw scores menjadi scaled scores. Dalam score conversion table terdapat raw scores dan scaled scores dari masing-masing section. Berikut contohnya:

Score Equating


Perhatikan tabel di atas, kolom sebelah kiri merupakan raw scores atau jumlah jawaban yang benar. Sedangkan tiga kolom lainnya adalah scaled scores untuk masing-masing section. Raw scores dimulai dari angka 0 sampai 50. Namun untuk sampel di atas, saya cuplikan sebagian saja. Scaled score untuk listening berkisar dari 31 untuk skor terendah hingga 68 untuk skor tertinggi, Structure 31-68, dan reading 31-67.

Langsung saja ke contoh kasus. Misalnya John telah melakukan tes. Dari lembar jawaban, diketahui raw scores-nya sebagai berikut:

tes John


Langkah pertama, konversi dengan menggunakan score conversion table.

konversi nilai John


Dari tabel konversi, didapat scaled scores-nya John untuk listening 50, structure 54, dan reading 49. Untuk menghitung skor totalnya, kita masuk ke langkah yang kedua, yaitu jumlahkan masing-masing section. Kemudian dikalikan 10 dan dibagi 3.

hasil tes John


Jadi, total skornya john adalah 510. Demikian pembahasan mengenai cara menghitung skor TOEFL ITP. Semoga bermanfaat!!!